INFEKSI ODONTOGENIK PDF

INFEKSI ODONTOGEN Rongga mulut tempat hidup bakteri aerob dan anaerob yang berjumlah lebih dari ribus pesies bakteri. Transcript of PENJALARAN ABSES MANDIBULA KARENA INFEKSI ODONTOGENIK. Quotation 1. Headline 2. Headline 3. Headline 4 $ Bahasa Indonesia: Abses pada fossa canina jarang dilaporkan dalam literatur. Infeksi gigi yang sering adalah berasal dari bakteri yang berhubungan dengan.

Author: Tuzuru Moshakar
Country: Bhutan
Language: English (Spanish)
Genre: Software
Published (Last): 23 September 2004
Pages: 199
PDF File Size: 2.65 Mb
ePub File Size: 20.97 Mb
ISBN: 151-2-33042-569-8
Downloads: 24485
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Nikoran

Pada infeksi ini dapat terjadi komplikasi-komplikasi yang dapat menimbulkan kematian karena mudahnya penyebaran abses ke ruang-ruang leher yang lain. Ratio antara bakteri aerob dengan anaerob berbanding Ppt Infeksi Leukemia gue Documents. How to cite item.

Infeksi Odontogenik Jar Lunak Documents. Published on Dec View 74 Download 1. Ppt Pengendalian Infeksi Silang Documents. Keywords abses mandibula; infeksi odontogenik; mediastinitis; mandibula abscess; odontogenic infection; mediastinitis. In bailey B J ed.

Ann otol rhinol laryngol ; Pola Penyebaran Infeksi Odontogenik Documents. Surgical approaches to deep neck infection. Email the author Login required. Infeksi leher bagian dalam. Dalam bidang Ilmu Inefksi THT penyakit infeksi masih banyak dijumpai di masyarakat, salah satu diantaranya adalah infeksi leher bagian dalam.

  EXTRUSION SPHERONIZATION PDF

In Lee KJ et all. Laryngoscope ; Infeksi gigi terjadi secara lokal atau meluas secara cepat. Neck spaces and facial planes. Abstract Infectious disease, in the ENT department is still common to find in the community. Mediastinitis occuring as odontogeniik complication of odontogenic infections.

141839820 Infeksi Odontogenik Ppt Ppt

One of them is deep neck infection. JB Lippincott Company Infeksi Saluran Kemih Ppt Documents.

Penjalaran infeksi odontogen akibat dari gigi yang nekrosis menyebabkan abses, abses ini dibagi dua penjalaran tidak berat yang memberikan prognosis baik dan penjalaran berat yangmemberikan prognosis tidak baik, di sini terjadi penjalaran hebat yang apabila tidak cepat ditolong akanmenyebabkan kematian.

The commonest of deep neck infection is infection in the submandibula or submandibula abscess. Essential Otolaryngology head and neck surgery seventh ed Perluasan infeksi odontogenik atau infeksi yang mengenai struktur gigi Documents.

Keywords Aedes aegypti Escherichia coli LDL Rattus norvegicus antioxidant berat badan blood glucose blood pressure diabetes melitus elderly faktor risiko hemoglobin hipertensi knowledge lansia malaria obesity pengetahuan perilaku tekanan darah terapi. Presentation and management of neck abscess: Article Tools Print this article. Manifestasi Sistemik Infeksi Odontogenik Documents. Head and neck surgery otolaryngoly vol I. Ppt Infeksi Virus 1 Documents. Infeksi leher bagian dalam yang paling sering terjadi adalah infeksi pada ruang submandibula atau abses submandibula.

  AVE MARIA JAKOB ARCADELT PDF

Prinsip Penatalaksanaan Infeksi Odontogenik Documents.

Infeksi Odontogenik Ppt Ppt

Infeksi kuman anaerob pada abses leher dalam. Infeksi odontogen infeksi yang berasaldari gigi. In Evans JN ed. Infectious disease, in the ENT department is still common to find in the community.

Infeksi odontogen biasanya disebabkan bakteri endogen. Ppt Infeksi Saluran Kemih Documents. Abses periodontal akut; peri implantitis. In Bailey BJ, et all, eds. Adapun inffeksi termasuk penjalaran tidak berat serous periostitis, absessub periosteal, abses sub mukosa, abses sub gingiva, dan abses sub palatal, sedangkan yang termasukpenjalaran yang berat antara lain absesperimandibular, osteomielitis, dan phlegmon dasar mulut.

User Username Password Remember me. Email this article Login required. Gigi yang nekrosis juga merupakan fokal infeksi penyakit ke organ lain, misalnya ke otak menjadi meningitis, ke kulit menjadi dermatitis, ke mata menjadi konjungtivitis dan uveitis, ke sinus maxilla menjadi sinusitis maxillaris, ke jantung menjadi endokarditis danperikarditis, ke ginjal menjadi nefritis, kepersendian menjadi arthritis.